Jumat, 20 Februari 2015

Arkeolog Dapatkan Arena Lapang Terbang Peninggalan Perang Dunia.

Arkeolog Dapatkan Arena Lapang Terbang Peninggalan Perang Dunia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Penelitian arkeologi menemukan web arena lapang terbang (Lapter) peninggalan tentara Jepang waktu Perang Dunia ke II, di Kampung Skouw Yambe, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Propinsi Papua, kawasan yg berbatasan serta-merta bersama negeri Papua Nugini (PNG). Suroto, staf peneliti dari Balai Arkeologi Jayapura mengemukakan tempat website arena lapang tebang ini tak jauh dgn perbatasan Republik Indonesia & PNG.
Beliau mengemukakan keadaan landasan terbang sudah tertutup oleh pohon & rumput liar, cuma tampak jejak berupa parit drainase. "Berdasarkan hasil penelusuran arsip histori, didapati bahwa terhadap 10 Oktober 1943, Jepang mengerahkan tenaga warga Muara Tami dalam pelaksanaan arena lapang terbang tersebut," jelasnya, Jumat (20/2).restoran di jakarta selatan.
Hutan sagu yg ada di sekitarnya ditebang, tanah rawa ditimbun & diperkeras dgn kerikil & batu yg diperoleh dari kali atau sungai setempat. Suroto mengatakan pemilihan kawasan Muara Tami sbg arena lapang terbang diperkirakan dilatarbelakangi oleh keadaan permukaan tanah yg datar, terlindung oleh perbukitan & dekat bersama Teluk Humboldt.
"Setelah arena lapang terbang selesai dikerjakan, setelah itu tentara Jepang menempatkan pesawat serbu berbasis daratan jenis 1 (G3M1)," menurutnya.
Oleh pihak Jepang, lanjut ia, pesawat terbang yg ditempatkan di arena lapang terbang Muara Tami dimanfaatkan juga sebagai pelindung armada kapal perang Jepang yg berlabuh di Teluk Humboldt, Vim & Abepantai. Pasukan Amerika yg dipimpin oleh Jenderal Douglas Mc Arthur sukses menguasai arena lapang terbang ini terhadap 26 April 1944.
Waktu Ini, keadaan website arena lapang terbang tersebut teramat tak terawat, utk itu Pemerintah Kota Jayapura butuh laksanakan pembersihan pohon & rumput. "Selain itu butuh dipasang papan info yg berkenaan dgn histori arena lapang terbang tersebut. Website ini sanggup dijadikan destinasi baru bagi wisatawan yg berkunjung ke perbatasan Indonesia-Papua Nugini, terutama ke Skouw Yambe," tuturnya.

BACA JUGA

Ditulis Oleh : Vina Serlina // 04.26

0 komentar:

Posting Komentar